Sabtu, 13 November 2021

Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Kebakaran (APAR)




Kebakaran kerap terjadi kapan saja dan di mana saja. Penyebabnya pun bisa bermacam-macam, bisa karena kelalaian manusia dalam penggunaan api atau juga karena penyebab lain yang tanpa kita sadari akan menjadi penyebab kebakaran. Kebakaran juga bisa terjadi tanpa memandang musim baik musim kemarau atau pun musim penghujan. 

Ketika saya kecil dahulu dan masih tinggal di desa, saya sempat menanyakan mengapa di setiap rumah warga ditancapkan dua gantar bambu di depan rumah yang masing-masing ujung bambu tersebut diberikan alat yang berbeda. Yang satunya diberikan buntalan kain tebal yang digulung-gulung dan yang satunya diberikan eblek/atau papan anyaman bambu berbentuk kotak. Ternyata alat tersebut merupakan alat pemadam kebakaran saat itu. Menurut informasi dari orang tua saya, bambu yang diberi buntalan kain tersebut akan dimasukan ke dalam air dan bambu satunya sebagai alat pemukul api. Ternyata sejak jaman dahulu manusia sudah melakukan upaya atau antisipasi ketika terjadi kebakaran dengan alat tradisional yang paling sederhana. Nah, di jaman modern seperti sekarang ini tentunya kita memiliki alat yang lebih praktis dan bisa digunakan dalam kondisi darurat kebakaran. 

Hari ini, Jumat, 12 November 2021 menjadi pengalaman berharga buat kami warga Puhua School, di mana kami kedatangan sebuah tim yang memberikan kami pelatihan dalam upaya pemadaman api yang tentunya sangat berguna bagi kami. Tim tersebut menjelaskan beberapa jenis APAR (Alat Pemadam Api Ringan) kepada seluruh guru dan karyawan Puhua School dan juga menyimulasikan penggunaan alat tersebut. 
 
Dijelaskan oleh tim bahwa ada empat jenis APAR yang biasanya digunakan saat ini  yaitu:

Alat Pemadam Api Ringan Air (Water)APAR yang diisikan air dengan tekanan tinggi. APAR jenis air ini merupakan jenis APAR yang paling ekonomis dan cocok untuk memadamkan api yang disebabkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti kertas, kain, karet, plastik dan lain sebagainya. Tetapi APAR ini akan sangat berbahaya jika dipergunakan pada kebakaran yang dikarenakan instalasi listrik yang bertegangan

Alat Pemadam Api Ringan Serbuk Kimia (Dry Chemical Powder). APAR jenis ini  merupakan serbuk kering kimia yang bisa digunakan dan serbuk yang dikeluarkan akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga memisahkan oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. APAR jenis dry chemical powder ini merupakan alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran.

Alat Pemadam Api Busa (Foam). APAR jenis busa ini adalah jenis APAR yang terdiri dari bahan kimia yang dapat membentuk busa. Busa yang disembur keluar akan menutupi bahan yang terbakar sehingga oksigen tidak dapat masuk untuk proses kebakaran.

Alat Pemadam Api Karbon Dioksida (CO2)APAR jenis karbon dioksida (CO2) adalah jenis APAR yang menggunakan bahan karbon dioksida sebagai bahan pemadamnya.  APAR karbon dioksida sangat cocok untuk instalasi listrik yang bertegangan.






Dalam kesempatan ini kami sempat mempraktekan satu jenis APAR yaitu jenis powder. Namun sebelum kami mempraktekan jenis APAR ini, petugas tim memberikan juga alternatif berupa alat tradisional yang berbentuk karung goni. Karung goni ini menjadi alat pemadam tradisional yang masih bisa digunakan saat kebakaran terjadi dan bisa merupakan alternatif yang bisa dilakukan. Karung goni dicelupkan ke dalam air hingga basah merata dan bisa dimasukan ke sumber api. Sebagai alat alternatif hal ini bisa digunakan dan cukup efektif.



 
Lalu kami secara bergantian pula melakukan simulasi menggunakan APAR jenis powder ini dengan dengan cara : 
  • Tarik pin pengaman dengan memutar hingga tali pengikat pin patah. 
  • Arahkan pangkal selang ke sumber api (area kebakaran)
  • Tekan pemicu untuk menyemprot
  • Ayunkan ke seluruh sumber api (area kebakaran)


Pengalaman berharga ini merupakan hal luar biasa yang sebenarnya sangat penting untuk setiap warga ketahui. Kadang kita sering melihat jenis APAR ini ditempel di dinding-dinding gedung atau tempat-tempat umum namun kita tidak yakin bagaimana cara menggunakannya. 

Dengan simulasi yang diadakan hari ini, cukup menjadi bekal dasar bagi kita semua untuk mengetahui berbagai jenis APAR dan fungsinya serta tahu bagaimana cara menggunakannya. Walaupun kita semua tidak menghendaki kebakaran akan terjadi di sekitar kita namun menurut kata pepatah, tidak ada salahnya sedia payung sebelum hujan. Kita harus tetap waspada dan siaga. 

 

Jumat, 21 Mei 2021

Halalbihalal Puhua School : Bersatu dalam Keberagaman

Halalbihalal Puhua School : Bersatu dalam Keberagaman


"Halalbihalal Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan"

Bulan Mei tahun 2021 merupakan bulan yang sangat istimewa karena banyak momen penting yang terjadi di bulan ini. Pertama, kita merayakan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2021. Kedua, tanggal 13 Mei, di mana semua umat Islam sedang berbahagia merayakan hari kemenangan setelah sebulan berpuasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 H. Lalu pada tanggal 20 Mei, adalah merupakan hari di mana kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional. 

Masih dalam momen hari-hari penting itu, tanggal 21 Mei, hari ini Sekolah Tiga Bahasa Putera Harapan Purwokerto (Puhua School) juga mengadakan acara yang sangat istimewa bagi kebersamaan keluarga besar Puhua School yang terdiri dari Yayasan, Konsultan Sekolah, Senior Management Team,  guru dan karyawan, orang tua siswa, dan para siswa. Kami bersatu dalam keberagaman yang merupakan tema hikmah silaturahmi yang disampaikan secara mendalam dan sangat mengena dengan perbedaan yang dapat menyatu pada acara inti yang disampaikan oleh Gus Ajir Ubaidillah pemimpin Ponpes Nurul Huda Cilongok. Acara tersebut diadakan secara virtual sore tadi mulai pukul 16.00 WIB. 

Acara halalbihalal ini juga dihadiri oleh konsultan Puhua School Ibu Dr. Capri Anjaya yang dalam sambutan penutupan menyampaikan beberapa kesan yang mendalam tentang kegiatan tersebut. Salah satu kesan yang disampaikan adalah bahwa beliau dapat merasakan kebersamaan dalam perbedaan di lingkungan Puhua School karena semua pihak saling meminta maaf dan memafkan yang merupakan momen yang sangat indah, dan tentunya akan lebih indah jika momen hari ini akan diterapkan setiap hari dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu beliau berharap kualitas pendidikan di Puhua School akan terus meningkat dengan semangat kebersamaan dalam perbedaan ini. 

Acara silaturahmi virtual tersebut dilengkapi dengan ikrar permintaan maaf dari jajaran pengurus yayasan, perwakilan guru dan karyawan all levels dari Early Year, Primary, dan Secondary, dan tak ketinggalan perwakilan siswa dan juga orang tua siswa. Dengan maaf memaafkan yang yang hanya dilakukan secara virtual namun tidak mengurangi kebersamaan yang selalu diciptakan di lingkungan Puhua School. Bahkan fasilitas online ini bisa dapat mempersatukan semua pihak walaupun dengan jarak yang berbeda dan semua pihak dapat hadir dengan mudah melalui teknologi yang digunakan.

Harapan kami acara tersebut dapat menjadi sarana untuk tetap saling mempererat persaudaraan dalam lingkungan keluarga besar Puhua School dan komitmen Puhua School untuk dapat memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat Banyumas dan masyarakat yang lebih luas. ayosugiryo.blogspot.com

#Repotase


Sabtu, 02 Februari 2019

Siswa SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Belajar Jual Beli Saham dengan Outdoor Study ke Sinar Mas

Siswa SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Belajar Jual Beli Saham dengan Outdoor Study ke Sinar Mas
      Untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi siswa di SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto, para guru sedang berusaha membuat proses pembelajaran semenarik mungkin dengan berbagai cara. Untuk pembelajaran di kelas atau indoor study, beberapa guru sudah banyak yang menggunakan media online untuk dalam proses pembelajaran baik untuk menyampaikan materi maupun penilaian. Sedangkan pembelajaran di luar kelas atau outdoor study beberapa guru sudah memulai memanfaatkan media sekitar sekolah atau pun tempat atau instansi yang bisa digunakan untuk pembelajaran yang disesuaikan dengan tema atau materi  pembelajaran.
      Hari ini, Selasa 19 September 2018, siswa SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto kelas XI IPS dan XII IPS melaksanakan kunjungan ke Sinar Mas sebagai tugas mandiri pada mata pelajaran Ekonomi. Untuk materi kelas XI IPS tentang pasar modal dan Perdagangan Internasional untuk kelas XII IPS. Selain sebagai tugas mandiri, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi siswa dan mengenal perdagangan pasar modal secara langsung. Siswa merasa senang dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran ini karena mereka bisa belajar jual beli saham dan reksadana yang tentunya akan menambah ilmu pengetahuannya.
      Dari pihak Sinar Mas Asset Management, sebagai perusahaan perantara jual beli saham juga merasa senang bisa menularkan ilmu jual beli saham kepada para siswa, dan berharap para siswa dapat menikmati pembelajaran langsung ini hingga nantinya semakin banyak masyarakat yang berinvestasi.
      Bu Ani yang memiliki nama lengkap Dra. Ephipana Surtiyani, pengampu mata pelajaran Ekonomi SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan merasa sangat senang bisa mengantarkan siswa-siswanya dalam pembelajaran langsung cara berinvestasi. Bu Ani berharap kegiatan ini dapat menambah ilmu yang akan bermanfaat dan bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari dan terutama yang akan melanjutkan ke fakultas Ekonomi nantinya.

Internet-based Voting dalam Pemilihan Ketua OSIS

Internet-based Voting dalam Pemilihan Ketua OSIS

      Pergantian pengurus OSIS merupakan agenda rutin yang dilaksanakan SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto. Ajang pemilihan ini diawali dengan pembentukan KPO (Komisi Pemilihan OSIS) yang dibentuk oleh beberapa perwakilan independen dari setiap kelas. Setelah calon ketua dan wakilnya terseleksi, diadakan sosialisasi atau kampanye yang diselenggarakan secara terbuka dan dihadiri oleh seluruh warga sekolah. Seminggu kemudian, tepatnya di hari Senin, 20 Agustus 2018, penyelenggaraan hajat besar yaitu pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto angkatan ke-empat di helat dengan penuh sederhana namun mengena.
      Ada hal yang berbeda dengan pelaksanaan pemilihan kali ini. Adalah voting yang dilakukan tidak lagi menggunakan alat tusuk berupa paku atau spidol untuk mencontreng gambar pasangan calon, akan tetapi pemilihan tahun ini menggunakan internet-based voting (IBV). KPO telah mencoba berinovasi dengan menggunakan IT yaitu dengan pemanfaatan google form untuk pemilihan kali ini. Pertimbangan KPO untuk menggunakan Internet-based Voting ini selain untuk pembelajaran siswa dengan pemanfaatan teknologi komunikasi, juga bisa menghemat waktu cukup banyak. Kalau secara konvensional, pemilihan dengan mencontreng atau mencoblos, dibutuhkan banyak tenaga dan biaya untuk persiapan pembuatan surat suara dan perlengkapannya juga proses perhitungan suara yang memakan waktu cukup lama. Dengan google form ini hanya dibutuhkan beberapa laptop sesuai jumlah bilik yang disediakan dan tidak memerlukan waktu untuk menghitung surat suara karena sistem sudah secara otomatis menghitung begitu selesai voting. Jumlah dan prosentase suara bisa langsung ditampilkan grafiknya tanpa ada proses perhitungan suara.
      Para guru cukup berbangga terhadap kreativtas para siswa yang telah mampu memanfaatkan IT dalam proses pembelajaran berorganisasi di sekolah.

12 dari 39 Siswa Lulusan SMA Nasional Tiga Bahasa Putera Harapan Purwokerto Lanjut Kuliah di Tiongkok

12 dari 39 Siswa Lulusan SMA Nasional Tiga Bahasa Putera Harapan Purwokerto Lanjut Kuliah di Tiongkok
      Merupakan hal yang menggembirakan bagi SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto, dari 39 siswa lulusan angkatan pertamanya, 12 diantaranya mendapatkan beasiswa untuk Kuliah di perguruan tinggi di Tiongkok. 
Enam siswa diterima di Hebei University dengan berbagai jurusan sesuai pilihannya. Ada Kedokteran, Farmasi, Bisnis, Komumikasi, dan Pendidikan Bahasa Mandarin. Mereka semua mendapatkan beasiswa. Ada beasiswa penuh hingga Lulus (untuk Pendidikan Bahasa Mandarin). Ada juga beasiswa 4 tahun. Empat siswa diterima dengan beasiswa juga di Jinan University. Tiga diantaranya mendapatkan beasiswa penuh. Dua siswa lain diterima juga di Cheng Chou University.
       Ke-duabelas siswa tersebut tengah melakukan berbagai persiapan untuk menuntut ilmu ke negri China saat ini. Selama belajar di SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto, mereka sudah dibekali berbagai pengetahuan, wawasan, dan Pendidikan karakter sesuai dengan tujuan Kurikulum Nasional.  Mereka juga telah dipupuk dengan kekuatan toleransi antar umat yang cukup.Keberagaman di SMA ini baik agama maupun etnik yang merupakan ciri khas sekolah tersebut yang menerima semua siswa dari berbagai agama dan suku sehingga kebersamaan dalam perbedaan sudah tertanam sangat kuat. Sebagai bekal hidup dan menuntut ilmu di Tiongkok tentunya mereka juga telah dipersiapka dengan kemampuan Bahasa Mandarin yang cukup. Selain Bahasa Mandarin sebagai mata pelajaran yang diberi porsi JP cukup banyak setiap minggunya, siswa juga diwajibkan ikut Tes Bahasa Mandarin yang diakui International yaitu Tes HSK ( kalau Bahasa Inggris TOEFL). 
      Selain 12 siswa yang lanjut di luar negeri, siswa lain juga telah diterima di berbagai universitas ternama di dalam negeri baik swasta maupun negeri. Diantaranya UNSOED, Binus University, Prasetya Mulya, Untar, Atmajaya, Maranatha, dan Telkom Bandung.
      Mudah-mudahan semua bekal yang sudah diperoleh selama mengenyam pendidikan di SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto mereka dapat mampu bersaing dalam prestasi di Tiongkok dan tetap dapat berbudi luhur dan mengembangkan sikap toleransi dan tetap berbudaya Indonesia. Begitu pula yang akan lanjut di universitas dalam negeri. Tetap menjunjung tinggi kebersamaan dalam perbedaan.